Selasa, 30 Agustus 2016

MY BOY,MARK LEE

                                                              2016 © CHOI_LEEZY
Cast :: Mark Lee of NCT and Song Hana (OC) || Genre :: Romance,fluff || Length :: Drabble || Rating :: PG-15
Note :: Maaf banget ya aku updatenya lama banget,soalnya ide itu kadang aku muncul kadang ngeblank,untuk sweet couple masih dalam proses.Aku update FF baru untuk selingan aja.Happy reading ya…^^

Summary :: Kalau kau bersikap manis terus kepadaku,aku yakin sebentar lagi aku akan sering masuk rumah sakit…‒ Song Hana


Sekarang sedang jam istirahat dan yeah kalian pasti tahu bahwa seluruh siswa sudah berhamburan keluar kelas,untuk mengisi perut mereka.Seorang gadis dengan rambut berwarna coklat gelap tersebut sedang duduk di pojok kelas dekat dengan jendela yang sedang mengotak-atik soal-soal matematika.Di sampingnya ia membawa bekal roti bakar yang sudah disiapkan oleh ibunya tadi pagi.Gadis itu terus saja berkutat dengan soal-soal yang demi Neptunus itu membuat kepala mereka serasa terserang migrain mendadak.Tetapi tidak dengan gadis cantik jelita tersebut,gadis berdarah campuran California tersebut tampak khusuk mengerjakan soal tersebut.Jika ia sulit untuk mengerjakannya ia akan melingkari nomor tersebut.Sesekali kerutan kecil nampak di kening gadis tersebut.Tak jarang pula ia mengerucutkan bibirnya saat sedang berfikir.
Oh,oh tindakan gadis itu tak luput dari mata Mark Lee,dan pastinya kalian tahu kan siapa itu Mark Lee.Pemuda berusia 17 tahun tersebut adalah idola di sekolahnya berada.Bersama dengan kedua temannya―Lee Jeno dan Huang Renjun―mereka benar-benar pangeran dari angkatan kelas 12.Mark menopang kepalanya dengan satu tangannya lalu memperhatikan gadis tersebut diam-diam.Tiba-tiba rasa lapar tidak menyerangnya lagi setelah melihat gadisnya sedang serius mengerjakan soal.
Sudah hampir 15 menit Mark memperhatikan gadis tersebut diam-diam.Karena gemas melihat tingkah lucu gadis itu akhirnya ia bangun dari tempat duduknya,lalu menghampiri gadis tersebut dan duduk di sebelah gadis tersebut―yang kebetulan kosong karena teman sebangku gadis tersebut sedang ke kantin―Mark menopang kepalanya menghadap gadis tersebut dengan satu tangannya.
Bahkan gadis itu tampak tak terusik.Oh,oh bahkan gadis itu tak menoleh kepadanya barang 1 sedik pun.Mark terkekeh.

“Song Hana…”

Merasa namanya di panggil gadis bersurai coklat gelap tersebut menolehkan kepalanya.Ia menutup buku paket matematikanya.
“Oh? Mark? Ada apa?”tanya Hana sambil menaruh pensilnya di kotak pensil.
Nothing,hanya saja melihatmu serius mengerjakan soal lucu sekali”
“Hish…aku kira ada apa.Kenapa tidak ke kantin bersama Jeno dan Renjun?”Hana juga membalikkan tubuhnya hingga sekarang ia dan Mark―kekasihnya―berhadap-hadapan.
“Aku tidak lapar,honey…”
Hana menyodorkan kotak bekalnya disana terdapat 2 potong roti yang belum gadis itu makan.
“Aku tidak percaya,kau pasti belum sarapan ‘kan? Bagaimana kalau kau sakit lagi seperti 2 hari yang lalu?”
Mark yang mendengar omelan gadis cantik tersebut hanya terkekeh.Baginya Hana adalah alarmnya dalam segala bidang.Contohnya ya seperti saat ini.Benar,2 hari yang lalu ia tidak masuk sekolah lantaran perutnya bermasalah karena pemuda asal Kanada tersebut telat makan.Padahal ia tahu bahwa ia memiliki penyakit maag.Hana yang mendengar bahwa kekasihnya sakit tersebut,pulang sekolah langsung menuju rumah Mark sambil membawa beberapa buah apel.Begitu Hana melihat kondisi Mark yang sedang berbaring di tempat tidur gadis tersebut langsung menangis.Tak ayal Mark langsung mendapat omelan panjang dari Hana.

Dan kenapa tebakan gadis ini benar sekali sih? Ia memang belum sarapan tadi pagi.

“Kalau begitu cepat makan ini,aku sudah kenyang”
“Suapi aku!”
Hana langsung melotot kearah Mark. “Kau pikir ini dimana? Ini disekolah,bodoh! Bagaimana kalau fansmu melihat eo? Kau ingin aku dikubur hidup-hidup oleh mereka?”
Sekarang giliran Mark yang cemberut.Uh…demi apapun Mark lucu sekali sekarang.
“Ayolah Mark,aku tidak ingin kau sakit lagi.Sekarang cepat makan,oke?”Hana melembutkan suaranya.Akhirnya Mark luluh lalu ia memakan roti bakar pemberian Hana.Mark mengunyah roti dari gadis tersebut.
“Bagaimana? Aku sendiri yang membuatnya”mata Hana berbinar-binar.Menantikan reaksi Mark.
“Whoa~ jadi ini buatanmu sendiri?”tanya Mark.Kepala gadis yang dihiasi poni menyamping itu mengangguk.
“Pantas saja rasanya berbeda dengan Ellie ahjumma buat.Ini sangat enak…”Mark menggangungkan kalimatnya.Mark mendekatkan wajahnya. “Kau ingin tahu apa yang membuat rotimu enak?”Mark merendahkan suaranya tetapi masih bisa di dengar Hana. “Apa?”
“….karena kau membuatnya dengan bumbu cinta,dear
Pernyataan Mark barusan tak ayal membuat pipi gadis bermarga Song tersebut merona.Hana mengipasi wajahnya yang terasa panas dengan kedua tangannya.

Sialan,kenapa jadi begini sih?

Mark langsung tertawa dan mengacak rambut Hana.
“Kau imut sekali,baiklah aku pergi dulu ya,menyusul Jeno dan Renjun.”Mark beranjak lalu berlari keluar kelas meninggalkan Hana yang detak jantungnya masih belum berirama dengan benar.
Bukankah tadi ia bilang ia tidak lapar ya? Hish…dasar Mark Lee sialan.
Kalau kau bersikap manis terus kepadaku,aku yakin sebentar lagi aku akan sering masuk rumah sakit Mark Lee bodoh! ‒Song Hana


End...

tolong komennya yaa^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar